CERITA TANPA BATAS DI DESA WATES

Authors

Ahmad Baihaqi, IAIN Ponorogo; Miftakul Nurul Lailatul Zanah, IAIN Ponorogo; Evi Masruroh, IAIN Ponorogo; Roykatul Jannah, IAIN Ponorogo; Siti Kamsina Fanani Putri, IAIN Ponorogo; Cindy Puspitasari,, IAIN Ponorogo; Selviana Rahmawati, IAIN Ponorogo; M. Khoirul Ansori, IAIN Ponorogo; Samrotul Farida Agustina Wulandari, IAIN Ponorogo; Muhammad Ilham Huda Nur Karim, IAIN Ponorogo; Himamul ‘Ilma Mufidah, IAIN Ponorogo; Adi Purwo Santoso, IAIN Ponorogo; Andia Dini Pratiwi, IAIN Ponorogo; Hendra Putra Perdana, IAIN Ponorogo; Rechab Wardatul Hanin, IAIN Ponorogo; Rahman Dwi Prasetya, IAIN Ponorogo; Moh Viqhi Alvian Syah, IAIN Ponorogo; Asma’an Nabilah, IAIN Ponorogo; Anisa Nur Kanifah, IAIN Ponorogo; Faiz Hasfi, IAIN Ponorogo; Dicky Bayu Dwi Santoso, IAIN Ponorogo

Synopsis

Tantangan demi tantangan di tengah kehidupan bermasyarakat tidak akan lekang oleh zaman. Demikian karena secara fitrah, manusia baru membawa ide dan perspektifnya sendiri-sendiri terhadap realitas yang dihadapi. Kolektivitas manusia yang terorganisir demi mencapai tujuan yang sama tersebut, terkadang secara tidak disadari mereduksi nilai-nilai normatifitas yang seharusnya senantiasa terpelihara bahkan dilestarikan. Di sisi lain, kaum akademik yang bergelut dengan aktifitas intelektual seyogyanya ‘terjun’ ke lapangan, ke tengah masyarakat yang berada di garda depan dalam menghadapi segenap tantangan. Upaya-upaya kreatif dari civitas akademika mutlak diperlukan agar proses ‘terjun’ tersebut diterima dengan baik oleh masyarakat.

Cerita Tanpa batas di Desa Wates

Published

August 28, 2023